DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL
KOTA SEMARANG

  • bagi warga Kota Semarang umur 17 tahun lebih 1 hari segera lakukan perekaman KTP-el di TPDK Disdukcapil yang ada di Kecamatan setempat
  • Disdukcapil Kota Semarang Mendukung Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi melalui pemberian Pelayanan Administrasi Kependudukan secara Cepat, Mudah, Akurat dan Bebas Pungutan
  • Lebih dari satu KTP dapat Sanksi ! UU no.23/2006 tentang Adminduk pasal 97 : Pidana penjara maks. 2 Tahun dan/denda Rp. 25 Juta
  • pengurusan KTP Elektronik di TPDK Disdukcapil yang ada di Kecamatan setempat dengan melampirkan fotocopy KK dan KTP/Akta Kelahiran
  • Urus pelayanan E-KTP,KK dan Akte Kelahiran/Kematian Sendiri

Mobilisasi Pengambilan Data Kependudukan di Sekolah Menengah Tingkat Atas

Ditulis pada 04 Pebruari 2015 Print Friendly and PDF

(Semarang) - Dalam rangka mensukseskan Tiga Program Strategi Nasional di bidang kependudukan dan Pencatatan Sipil Tahun 2012 di Kota Semarang, Yaitu : Pemutakhiran Data Kependudukan, Penerbitan Nomor Induk Nasional (NIK) dan Penerapan KTP Elektronika (e-KTP), Pelaksanaan pengambilan data kependudukan secara massal yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang,  tidak  hanya disentralkan di kantor Tempat Perekaman Data Kependudukan (TPDK) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kecamatan se Kota Semarang.

Sebagai upaya pemenuhan kuota yang diberikan Kemendagri, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang secara pro-aktif melakukan Mobilisasi dalam Pengambilan Data Kependudukan secara massal di berbagai lapisan masyarakat, terobosan demi terobosan dilakukan, diantaranya adalah melaksanakan pelayanan pengambilan data kependudukan secara massal di lokasi Kantor Gubernuran, Balaikota, dan sekolahan – sekolahan Tingkat Menengah Atas.

Menurut, Indra Budi Tjahtjono, SH, Kepala Bidang Pengolahan Data selaku Kuasa Pengguna Anggaran Penerapan KTP Elektronika (e-KTP), menjelaskan bahwa terobosan mobilisasi pengambilan data kependudukan tersebut dilakukan terutama yang di sekolah-sekolah menengah tingkat atas, disamping mendekatkan dan mempermudah pelayanan pengambilan data kependudukan juga untuk  memaksimalkan menjaring wajib KTP Pemula yang biasanya mereka masih duduk di kelas dua dan tiga SMA. (kmt/02)


Pelaksanaan Mobilisasi pengambilan Data Kependudukan di SMA Negeri ditunggui Kepala Sekolah yang didampingi Kepala Bidang Pengolahan Data, Indra Budi tjahtjono, SH. (Foto/Didiet)