DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL
KOTA SEMARANG

  • bagi warga Kota Semarang umur 17 tahun lebih 1 hari segera lakukan perekaman KTP-el di TPDK Disdukcapil yang ada di Kecamatan setempat
  • Disdukcapil Kota Semarang Mendukung Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi melalui pemberian Pelayanan Administrasi Kependudukan secara Cepat, Mudah, Akurat dan Bebas Pungutan
  • Lebih dari satu KTP dapat Sanksi ! UU no.23/2006 tentang Adminduk pasal 97 : Pidana penjara maks. 2 Tahun dan/denda Rp. 25 Juta
  • pengurusan KTP Elektronik di TPDK Disdukcapil yang ada di Kecamatan setempat dengan melampirkan fotocopy KK dan KTP/Akta Kelahiran
  • Urus pelayanan E-KTP,KK dan Akte Kelahiran/Kematian Sendiri

e-KTP boleh di Fotocopi asal tidak terlalu sering

Ditulis pada 21 Oktober 2014 Print Friendly and PDF

Akhir – akhir ini sering terdengar kabar bahwa e-KTP ternyata tidak bisa diperlakukan seperti KTP lama, artinya e-KTP harus diperlakukan secara khusus, salah satu kabar yang membuat sebagian besar masyarakat resah adalah adanya kabar, kalau e-KTP itu tidak boleh di foto copy terlalu sering atau menekannya dengan hekter atau stepler. Hal tersebut mengingat bahwa dalam setiap pengurusan administrasi apapun selalu harus melampirkan foto copy KTP, atau pengurusan administrasi yang membutuhkan KTP asli, untuk meminimalisasi atau menghindari KTP asli tersebut hilang, KTP asli selalu di hekter dengan dokumen lainnya.


Untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan e-KTP, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang, Drs. Mardiyanto, menjelaskan bahwa Mendagri telah menerbitkan Surat Edaran khusus soal perlakuan terhadap e-KTP, Surat itu bernomor No 471.13/1826/SJ tentang e-KTP dan sudah diterima sejumlah pejabat di daerah, selanjutnya pejabat daerah akan segera mensosialisasikannya  kepada masyarakat.


Seperti apa yang di rilis oleh detik.com tentang perlakuan khusus terhadap e-KTP,  Mendagri Gamawan Fauzi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/5/2013) mengatakan : "Kalau sekadar fotocopy masih tidak apa-apa. Walaupun jangan terlalu sering-sering. Nah, yang pasti jangan di-hekter (di-stapler) atau jangan diperlakukan seperti KTP lama,"


Menurut Mardiyanto, yang tahun ini bertekad mencanangkan ”dengan merehabilitasi secara total tempat pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang , Jl. Kanguru Raya No. 3 Semarang, mengatakan bahwa sesungguhnya upaya kita dalam memperlakukan secara  khusus e-KTP ini, tidak lain dan tidak bukan hanya demi menjaga keamanan ”CHIP” yang ada dalam kartu e-KTP tersebut dari kerusakan, karena ”CHIP” tersebut merupakan satu satunya nyawa penunjang kerja kartu e-KTP.


Seperti yang dilansir dari Detik.com, tentang ”Bagaimana  dengan e-KTP yang rusak?” Mendagri menjawab : ” Bisa diganti lagi dengan gratis  langsung di Kecamatan setempat ”  ( Lia-01_km)